Dari tahun kemaren ingin update blog ini, tapi berhubung datanya ada di laptop lama yang hardisknya udah rusak. Akhirnya selalu ada alasan untuk menundanya, sampai teringat bahwa saya punya backupnya di gitlab.

Tapi walaupun sudah tau ada backupnya, saya masih merasa jeri ketika harus mengulang konfigurasi hexo kembali. Apalagi settingnya lumayan lama, karena banyak plugin di hexo yang harus di-install.

Penundaan itupun berakhir kemaren, dari siang sampai pagi ini saya masih mengutak-atik hexo dan hugo agar bisa pindahan.

Pindahan blog ini ke Hugo

Apa saja yang saya lakukan untuk migrasi dari Hexo ke Hugo? 

Mencatat dan mempublish langkah-langkah ini bertujuan sebagai pengingat bagi saya dan juga bisa menjadi rujukan bagi anda yang kebetulan memiliki masalah yang sama.

Cloning dari Gitlab ke laptop 

Awalnya saya menginstall hexo, berharap data lama bisa diupgrade, jadi tidak perlu pusing mulai dari awal.

cara menginstall hexo sendiri cukup, mudah pastikan npm sudah terinstall

ketikkan di terminal

1
2
3
4
5
sudo npm install -g hexo-cli
hexo init <nama-blog>
cd <nama-blog>
npm install
hexo server

sesuaikan dengan nama domain

setelah itu saya clone repo private dari gitlab saya menggunakan ssh

1
git clone git@usernamegitlab/namarepo.git

lalu saya ke folder hasil clone tadi dan mengetikkan

1
npm install

Ada banyak sekali pesan kesalahan, sampai-sampai saya lupa.

Inilah yang membuat saya membulatkan tekad untuk menginstall hugo

Install Hugo 

Pengalaman saya baik di Deepin maupun Manjaro, hugo sudah terdaftar di repositori, jadi tinggal ketik

1
sudo pacman -S hugo

Maka dengan mudah hugo terinstall, selanjutnya tinggal generate framework hugo dengan perintah

1
hugo new site eka.gdn

Lalu cari theme di https://themes.gohugo.io/

Setelah itu clone ke folder themes atau download file zipnya.

Setting Hugo 

Selanjutnya, setting file config.toml biasanya hampir semua theme memberikan contoh file config.toml beserta default config yang nantinya dikonfigurasi sesuai nama domain, sosial network, form komentar dan sebagainya.

Untuk cara setting Hugo mungkin bisa saya terangkan di post lainnya.

Selesai setting, tinggal pindahkan semua file markdown dari folder sourcenya Hexo ke folder content Hugo

Lalu update beberapa setting di setiap filenya, karena konfigurasi untuk Hexo tentu berbeda dengan Hugo. Walaupun sebagian besar config untuk title, categories, tags, dan date bisa dibilang sama persis.

Upload ke Firebase 

Sebenarnya ingin langsung pake CI (Continous Integration) dari Gitlab ke Firebase, tapi masih belum nemu file .gitlab-ci.yml yang mumpuni.

Akhirnya mau-ga-mau upload manual dulu.

Pertama install dulu aplikasi firebase-tools

1
sudo npm install -g firebase-tools

Login ke akun google anda

1
firebase login

Nanti otomatis akan terbuka browser default dan approve firebase agar terkoneksi ke akun google.

Pindah ke folder hugo tadi, lalu

1
firebase init

Nanti ada beberapa pilihan :

  • Pilih hosting
  • hosting kemana : public
  • single-app : no

Setelah itu blog hexo bisa digenerate dan dideploy ke firebase

1
2
hexo
firebase deploy

Done 

Sebenarnya artikel ini masih bisa diperpanjang lagi, tapi berhubung artikel ini dibuat jam 3 dinihari dan mata udah mulai ngantuk. Penjelasan lebih detail bisa lanjut di artikel lain atau bisa jadi saya akan update artikel ini langsung.